Jurnal Refleksi Dwi Mingguan, Sabtu 03 Desember 2022
Modul 1.3
Mardina Hannas Sori A, SD Negeri 2 Tamanrejo
Memulai modul 1.3, diawal kegiatan saya dibuat bingung lagi dengan visi, inkuiri apresiatif dan BAGJA. Saya harus memahami dengan cermat akan hal itu dan akhirnya sedikit demi sedikit mendapatkan pemahaman tentang materi itu setelah membaca modul, diskusi dalam ruang kolaborasi, dan dari penguatan oleh fasilitator yang hebat. Alhamdulillah, sampai saat ini bisa menikmati prosesnya, mendapatkan ilmu baru dari fasilitator, PP, dan teman-teman hebat yang mau berbagi ilmu dengan ikhlas.
Peristiwa (Facts): peristiwa apa saja yang terjadi?
Dalam Modul 1.3 saya mulai belajar tentang bagaimana seorang guru penggerak dapat merumuskan visi pribadi mengenai murid dan sekolah yang menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila, saya membuat sebuah gambar yang bertemakan “imajinasiku tentang murid dimasa depan” kemudian gambar tersebut dirangkai ke dalam sebuah kata kata yang lebih jelas yang menggambarkan visi tentang murid dan sekolah, Sebuah sekolah yang berpihak pada murid,dan menuntun murid mengejawantahkan profil pelajar pancasila.
Perasaan (Feelings): apa yang muncul saat proses pembelajaran
Perasaan yang saya rasakan dalam menggambar dan merangkai dalam sebuah kata saya merasa sangat senang, bersemangat karena saya mempunyai mimpi atau harapan yang besar kepada murid-murid. Saya memimpikan murid-murid yang berkarakter, yang dapat mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila dalam aktualisasi kehidupan. Kemudian saya juga memimpikan murid yang santun, karena sikap santun merupakan salah satu ciri sebagai warga masyarakat Indonesia yang mengutamakan nilai kesopanan dan kesusilaan dalam bermasyarakat, halus dan baik budi bahasa dan tingkah lakunya, sabar dan tenang, serta suka menolong. Kemudian seorang murid yang bernalar kritis dalam pembelajaran, yang dapat melakukan tindakan, aktivitas bahkan pemikiranpun sangat handal, lincah dan mampu menemukan teknik bertindak dengan sistematis, memiliki keahlian di berbagai bidang, sehingga dapat memperoleh hasil karya yang dapat dinikmatinya sendiri dan dapat mengembangkan orang lain. Saya juga memimpikan generasi unggul yang dapat mengembangkan potensi dan kreativitasnya untuk mengoptimalkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik
Pembelajaran (Findings): apa saja yang didapatkan
Pembelajaran yang saya dapat adalah bahwasanya dalam menyusun sebuah Visi, bagaimana mewujudkannya dengan sebuah pendekatan Inkuiri Apresiatif, yaitu suatu filosofi, suatu landasan berfikir yang berfokus pada upaya kolaboratif untuk menemukan hal positif dalam diri seseorang, dalam suatu organisasi dan sekitarnya baik di masa lalu masa kini maupun masa depan. Kita belajar, bahwa visi dapat disajikan dalam bentuk yang beraneka ragam dan apapun bentuknya, visi itu harus menyemangati, menggerakkan hati, dan kolaborasi tiap anggota dalam suatu komunitas.
Jalan yang ditempuh untuk mewujudkan sebuah visi tersebut bukanlah jalan untuk mencari kemenangan semata,melainkan jalan kesinambungan/ berkelanjutan sehingga yang dibangun hubungan antar manusia dan gotong royong sehingga sekolah menjadi wahana utama untuk mengedepankan kepentingan murid,memberdayakan murid dan mengajak murid duduk dikursi kendali pembelajaran mereka sendiri.
Perubahan(Future): Jika saya ingin membuat perubahan dengan konsep inkuiri apresiatif: apa saja yang perlu saya pelajari lebih lanjut? apa saja strategi yang dilakukan untuk melaksanakan perubahan?
Saya ingin membuat perubahan bagaimana saya bisa menuntun murid saya menjadi lebih berkarakter, kemudian bagaimana mereka bisa mengembangkan ide yang mereka miliki, berani mengeksplorasi segala hal baru yang ada di sekitarnya, bisa menjadi pribadi yang aktif dan tidak takut untuk mencoba hal-hal baru, memiliki daya imajinasi yang luas dan cepat tanggap menghadapi masalah, dan di sini peran saya sebagai seorang guru tentunya harus lebih kreatif, harus bisa mengetahui kebutuhan belajar murid, dan bagaimana pembelajaran dapat berpusat kepada murid. Oleh karenanya saya harus lebih banyak belajar lagi tentang bagaimana merancang dan menciptakan sebuah pembelajaran yang menarik sehingga dapat mencapai kebahagiaan murid yang setinggi-tingginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar