Minggu, 23 Agustus 2020

MENGONTROL BOLA DALAM SEPAK BOLA MATERI KELAS 6

 

Cara Mengontrol atau Menghentikan Bola Pada Permainan Sepakbola Dengan Kaki :

1. Dengan telapak kaki
Mengontrol bola atau menghentikan bola dengan telapak kaki dilakukan dengan cara memposisikan diri pada wilayah yang tepat dan menghadap ke arah datangnya bola, buka kaki bagian dalam hingga menghadap keluar lalu kontrol bola perlahan setelah menyentuh kaki dan hentikan bola.

Cara Mengontrol atau Menghentikan Bola Pada Permainan Sepakbola
Cara Mengontrol atau Menghentikan Bola Pada Permainan Sepakbola

2. Dengan punggung kaki
Mengontrol atau menhentikan bola dengan punggung kaki adalah memposisikan diri terlebih dahulu sambil menunggu bola datang kemudian kaki bagian luar disiapkan dan posisi badan agak condong kedepan kemudian bola menyentuh kaki dan hentikan.

3. Dengan paha
Mengontrol atau menghentikan bola dengan pada dilakukan dengan cara mengamati bola yang datang dari udara, posisikan badan dan tempatkan tubuh tepat dibawah datangnya arah bola, angkat kaki yang akan menahan bola dan tekuk bagian lututnya lalu saat bola menyentuh paha lakukan usaha tarikan agar hantaman bola bisa distabilkan, usahakan posisi tubuh selalu seimbang

4. Dengan perut
Mengontrol bola atau menghentikan bola dengan perut dilakukan dengan cara membuat ancang – ancang atau posisi tubuh condong kebelakang kedua tangan bergerak tepat disamping perut untuk menahan hantaman, perut sedikit dikeraskan sebelum menerima bola dari arah uadara, tetap tahan perut hingga bola terjatuh ke tanah lalu kuasai bola.

5. Dengan dada
Mengontrol atau mengehentikan bola dengan dada sangat populer dilakukan, caranya adalah dengan membuat posisi tubuh condong kebelakang, dada dibuka lebar dan majual sedikit untuk menjemput bola diarah datangnya bola kemudian tahan bola dida lalu jatuhkan bisa kepaha, kaki bagian dalam atau ketanah langsung.

SEPAK BOLA KELAS 5

 

Teknik Dasar Sepak Bola

Aturan-aturan di atas menjadi landasan ketika memulai pertandingan sepak bola. Selain itu, terdapat teknik dasar dalam bermain sepak bola. Teknik dasar tersebut dibagi menjadi tujuh yaitu :

  1. Menendang (kicking), untuk mengumpan dan menembak ke arah gawang.
  2. Menggiring (dribbling), untuk mendekati target atau melewati lawan.
  3. Mengontrol bola (control), menerima bola.
  4. Merebut (tackling), merebut bola dari lawan.
  5. Menyundul (heading), untuk menerima umpan atau menghalau bola dari atas.
  6. Lemparan ke dalam (throw in), untuk melempar bola yang keluar lapangan.
  7. Menjaga gawang (keeping), menjaga agar bola tidak masuk ke gawang.

Sepak bola bukanlah olahraga yang hanya membutuhkan teori saja melainkan membutuhkan praktek agar bisa bermain dengan bagus.

Aturan Umum Sepak Bola

Dalam pertandingan sepak bola terdapat beberapa aturan umum yang diberlakukan.

Pemain

Formasi sepak bola

Pemain beranggotakan 11 orang pada tiap tim yang terdiri dari satu penjaga gawang (goal keeper) serta pemain bertahan (back), pemain tengah (midfielder), dan penyerang (striker/forward). Seorang pemain ditunjuk sebagai kapten dan memakai ban kapten untuk memimpin dan mengkoordinasi pemain agar bermain baik dan benar. Pemain wajib mengenakan jersey, celana pendek, kaos kaki, pelindung tulang kering dan sepasang sepatu ketika bermain.

Lapangan pertandingan

perbandingan lapangan sepak bola

Lapangan pertandingan sepakbola memiliki ukuran dengan panjang antara 100 sampai 120 meter dan lebar 65 hingga 75 meter. Di ujung lapangan terdapat area gawang dengan lebar 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter. Selain itu, terdapat area penalty di depan gawang yang berjarak 16,5 meter. Pada area ini penjaga gawang boleh menangkap bola menggunakan tangannya.

 

Rounders Kelas 4


GERAK NON LOKOMOTOR

 Materi Kelas 1, 2, 3 KD. 3.2

Gerakan Non Lokomotor

Merupakan gerakan yang tidak disertai dengan perpindahan tempat, contohnya :

  1. Memutar badan.  
  2. Mengayun.  
  3. Meregang.  
  4. Handstand.  
  5. Memutar tubuh.  
  6. Membungkuk.
  7. Jinjit.
  8. Berjongkok.
  9. Mengayun.
  10. Menggenggam .  

 

Rabu, 22 Juli 2020

MATERI GERAK LOKOMOTOR

Gerak Lokomotor adalah sebuah gerakan perpindahan posisi tempat, dimana bagian tubuh tertentu akan bergerak atau berpindah posisi tempat. Pada dasarnya gerak dasar lokomotor merupakan salah satu gerakan domain dari gerak dasar fundamental atau (fundamental basic movement).
Dalam keterampilan lokomotor dapat didefinisikan sebagai keterampilan yang sifatnya berpindah individu dari satu tempat ke tempat lain. Sebagian besar keterampilan lokomotor berkembang dari hasil dari tingkat kematangan tertentu, namun latihan dan pengalaman juga penting untuk mencapai kecakapan yang matang.
Dalam sebuah keterampilan lokomotor misalnya gerak berlari cepat, gerak mencongklang, gerak meluncur, dan gerak melompat yang mungkin lebih sulit dilakukan karena hal ini merupakan kombinasi dari pola-pola gerak dasar yang lain. Sebuah keterampilan lokomotor yang membentuk dasar atau landasan koordinasi gerak kasar atau (gross skill) yang pada dasarnya melibatkan gerak otot besar.
Gerakan-gerakan lokomotor adalah gerakan-gerakan yang pergi ke mana saja
Berikut adalah gambar gerak locomotor yang terbagi menjadi beberapa gerakan antara lain:

1. Berjalan Contoh gerak lokomotor yang pertama adalah berjalan. Berjalan adalah gerakan memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat yang lain.








2. Berlari
Berlari juga termasuk ke dalam contoh gerak lokomotor. Berlari merupak salah satu gerakan memindahkan tubuh dari tempat satu ke tempat lainya dengan teknik pergantian langkah dalam keadaan tubuh melayang di udara.


Pendidikan Anak Sekolah Dasar: TEMA 1 GERAK DASAR










  1. Lompat

Selain berlari, contoh gerak lokomotor lainya adalah gerak lompat atau gerakan memindahkan tubuh dari tempat satu ke tempat lainya dengan menggunakan satu kaki untuk menumpu dan mendarat.



 Gerak Dasar Lompat di SD


  1. Meloncat

Contoh gerak lokomotor selanjutnya adalah meloncat. Gerakan meloncat merupakan salah satu jenis gerak keterampilan memproyeksikan tubuh dan biasa melibatkan gerakan menolak dan mendarat menggunakan kedua kaki.


 332-968 cover.psd




5. Merayap Contoh gerak lomotor selanjutnya adalah merayap. Gerakan merayap dapat diartikan sebagai gerak memindahkan tubuh dari tempat A ke tempat B dengan posisi tubuh telungkup di atas permukaan.

 Edhay Sport: Aktifitas Gerakan senam Lantai 2


Sabtu, 27 Juni 2020

Bola Voli Kelas 6

BOLA VOLI
 
Teknik dasar bola voli
 
Terdapat 4 teknik dasar permainan bola voli, sebagai berikut:
1. Teknik dasar servis
Servis adalah teknik dasar bermain bola voli yang pertama kali harus dipelajari. Servis merupakan pukulan bola voli yang dilakukan melewati net ke area yang kosong di daerah tim lawan atau mengarah ke pemain lawan yang terlihat lemah untuk menerima bola, sehingga tim kita mendapatkan poin. Servis dilakukan setelah salah satu tim mendapatkan poin atau untuk mengawali permainan.
Terdapat beberapa cara dalam melakukan servis, antara lain:
a. Servis bawah
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Berikut ini langkah-langkah melakukan servis bawah:
1) Pemain berdiri dengan satu kaki di depan dan menghadap ke arah net.
2) Berat badan bertumpu ke kaki yang di belakang.
3) Lambungkan dengan rendah bola voli ke atas.
4) Gerakkan tangan kanan ke belakang, lalu ayunkan ke depan untuk memukul bola ke arah daerah lawan.
5) Pukulan dilakukan dengan mengepalkan tangan dengan kuat.
6) Ketika memukul bola, pindahkan berat badan  ke kaki yang berada di depan.
7) Sebagai gerakan penutup, pindahkan kaki yang di belakang ke depan.
b. Servis samping
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Berikut ini langkah-langkah melakukan servis samping:
1) Pemain berdiri dengan kedua kaki dihadapkan ke segi lapangan.
2) Pegang bola voli dengan tangan yang dijulurkan setinggi kepala.
3) Lambungkan bola voli ke depan badan.
4) Ayunkan ke belakang tangan yang digunakan untuk memukul.
5) Tumpu berat badan ke belakang dengan sedikit menekuk kedua lutut.
6) Angkat tangan dengan membentuk gerakan melingkar untuk memukul bola.
7) Putarkan badan sedemikian rupa sampai menghadap net, lalu pindahkan berat badan ke depan.
c. Servis atas
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Berikut ini langkah-langkah melakukan servis atas:
1) Pemain berdiri dengan sedikit menekuk kedua lutut dan salah satu kaki berada di depan.
2) Pegang bola voli dengan kedua tangan.
3) Lambungkan bola voli dengan tangan kiri ke atas sampai ketinggian kira-kira 1 meter di atas kepala di depan bahu.
4) Secepatnya tarik tangan ke belakang atas kepala dengan telapak tangan menghadap ke depan.
5) Lentingkan tubuh ke belakang dan selekasnya pukul bola dengan telapak tangan. Dalam hal ini posisi tangan tetap lurus dan semua badan ikut bergerak.
6) Ketika memukul bola, pindahkan beban tubuh ke depan.
d. Jump service
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Berikut ini langkah-langkah melakukan jump service:
1) Pemain berdiri dengan merapatkan kedua kaki.
2) Pegang bola voli dengan kedua tangan di depan tubuh.
3) Lambungkan bola ke atas.
4) Ketika bola melambung, lakukan tolakan dengan salah satu kaki ke depan agar mendapatkan lompatan yang optimal.
5) Ketika mendapatkan ketinggian yang optimal dan bola sudah di jangkauan lengan, maka pukul bola tersebut.
6) Saat memukul bola, pindahkan berat tubuh ke depan.
7) Mendarat dengan baik setelah memukul bola.
2. Teknik dasar passing
Passing merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seorang pemain untuk memberikan bola kepada teman satu tim dengan menggunakan teknik tertentu untuk merancang strategi penyerangan. Teknik passing yang tepat dan akurat diperlukan agar bola dapat diarahkan ke pemain selanjutnya dengan baik dan dapat melancarkan serangan yang memberikan poin.
Secara umum terdapat 2 macam teknik passing, yakni:
a. Passing atas
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Teknik passing atas dalam bola voli dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1) Berdiri dengan sikap tubuh siap dengan meregangkan kedua kaki sampai selebar bahu.
2) Tekuk sedikit kedua lutut sehingga badan merendah dan dibungkukkan ke depan.
3) Tumpu berat badan di ujung kaki bagian depan.
4) Ketika bola datang, secepatnya tempatkan badan di bawah bola.
5) Tangan diangkat dan lengan sedikit ditekuk, serta buka lebar jari-jari tangan dengan renggang sehingga membentuk seperti mangkuk.
6) Ketika bola sudah sampai ke atas badan dengan menekuk bagian siku atau pergelangan tangan dan posisi tangan sedikit berada di atas dahi, lakukan perkenaan bola dengan baik, yakni tepat di jari-jari tangan.
7) Ketika bola menyentuh jari-jari, tegangkan jari supaya bola bisa memantul dengan baik, lalu dorong dengan menggerakkan pergelangan tangan untuk selanjutnya diikuti dengan meluruskan siku.
8) Dalam mendorong bola, jari yang paling dominan untuk digunakan adalah ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah.
9) Akhiri gerakan mendorong dengan sedikit mengangkat tumit dari tanah/lantai, menaikkan pinggul dan lutut, meluruskan kedua tangan, dan pandangan mengikuti ke arah gerakan bola.
b. Passing bawah
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Teknik passing bawah pada permainan bola voli dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1) Berdiri dengan membuka kedua kaki selebar bahu.
2) Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan sehingga kedua ibu jari sejajar.
3) Ayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas sampai setinggi bahu.
4) Ketika bola tersentuh kedua lengan, luruskan lutut.
5) Perkenaan bola yang baik dan tepat yakni di atas pergelangan tangan.
6) Ketika melakukan passing bawah ke arah depan, lengan diayunkan tidak lebih dari 90 derajat dengan bahu atau badan.
3. Teknik dasar smash
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Smash atau dikenal juga dengan istilah spike merupakan teknik dasar permainan bola voli yang dilakukan dengan memukul bola menggunakan kekuatan penuh sambil melompat, kemudian bola diarahkan ke daerah tim lawan yang kosong. Seorang spiker idealnya memiliki postur tubuh dan lompatan yang tinggi. Hal ini karena pada saat smash, pemain harus melakukan lompatan dan memukul bola dengan kuat ketika berada di puncak ketinggian.
Cara melakukan teknik smash terbagi menjadi 4 bagian, antara lain:
a. Awalan
Langkah-langkah melakukan awalan dalam teknik smash bola voli, sebagai berikut:
1) Langkah awalan berjarak 2,5 sampai 4 meter dari net.
2) Tubuh rileks dan condong ke depan.
3) Berat tubuh diseimbangkan pada kedua kaki saat persiapan awalan.
b. Tolakan
Langkah-langkah melakukan tolakan dalam teknik smash bola voli, sebagai berikut:
1) Jari kaki dan tumit menghentak tanah/lantai.
2) Kedua lengan diayunkan ke depan.
3) Telapak kaki, pinggul, dan badan digerakkan dengan serasi secara sempurna.
4) Lakukan gerakan eksplosif dan lompatan vertikal.
c. Pukulan bola
Langkah-langkah melakukan pukulan bola dalam teknik smash bola voli, sebagai berikut:
1) Jarak bola di depan atas jangkauan lengan pemukul.
2) Lecutkan lengan dengan cepat, pukul bola secepat dan setinggi mungkin.
3) Perkenaan bola dengan telapak tangan tepat di tengah bagian atas bola.
4) Setelah berhasil memukul bola, lengan melakukan gerakan lanjutan ke arah garis tengah badan.
5) Pukulan yang benar akan menghasilkan bola dengan puturan yang cepat.
d. Sikap mendarat
Langkah-langkah melakukan sikap mendarat dalam teknik smash bola voli, sebagai berikut:
1) Setelah berhasil memukul bola, kembalikan tubuh ke posisi semula dengan sikap sempurna.
2) Tubuh tetap dalam keadaan rileks dan siap untuk serangan berikutnya.
3) Mendarat dengan kedua kaki mengeper.
4) Mendarat dengan lutut dan jari-jari kaki dengan keadaan lentur.
4. Teknik dasar blocking
pengetahuan dasar bola voli untuk anak sekolah dasar
Teknik block pada permainan bola voli dilakukan untuk menahan atau mencegah serangan yang dilancarkan oleh pemain lawan. Pertahanan dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dan diiringi dengan lompatan tinggi, kemudian menahan bola supaya tidak masuk ke daerah sendiri. Teknik ini sangat diperlukan. Untuk itu, setiap pemain harus menguasai teknik block ini dengan baik.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan teknik block, sebagai berikut:
a. Berdiri dengan posisi kaki yang sejajar dengan kedua tangan berada di depan dada dan posisi tangan menghadap ke arah net.
b. Lakukan lompatan mengikuti arah bola yang akan dipukul oleh pemain dari tim lawan.
c. Block pukulan bola lawan dengan kedua lengan yang diangkat searah bahu.
d. Mendarat dengan kedua kaki mengeper dan lutut serta jari-jari kaki dengan keadaan lentur.
 
Sumber : https://www.tintapendidikanindonesia.com/2017/02/pengetahuan-dasar-bola-voli-untuk-anak.html
 
PASSING BAWAH
 1. Ambil sikap siap yang umumnya dilakukan dalam permainan bola voli, yaitu kedua kaki dibuka selebar bahu serta kedua lutut sedikit ditekuk dengan badan sedikit dibungkukkan ke depan. 
  2. Rapatkan serta luruskan kedua lengan di depan badan hingga kedua ibu jari menjadi sejajar
3. Ayunkan kedua lengan secara bersamaan ke arah datangnya bola, dalam hal ini siku harus betul-betul dalam keadaan lurus. Letak perkenaan bola harus berada pada bagian prosimal lengan atau diatas dari pergelangan tangan. 
4. Dan disaat bola mengenai kedua lengan, lutut kaki diluruskan.  
5. Dalam  melakukan passing bawah ke arah depan, ayunan lengan tidak lebih dari sudut 90O dengan bahu atau badan.
Cara-cara atau rangkaian langkah gerakan melakukan passing bawah di atas bisa dijadikan bentuk-bentuk pembelajaran untuk latihan bagi para pemula. Seperti melemparkan atau melambungkan bola ke atas kemudian saat bola turun dilakukan passing bawah atau juga bisa dengan bantuan seorang teman yang melemparkan bola ke arah salah satu peserta latihan kemudian dilakukan passing bawah untuk mengembalikan bola ke arah pelempar. Saat pembelajaran cobalah untuk bisa merasakan perkenaan bola dengan lengan serta tenaga yang perlu disalurkan sehingga bola bisa memantul dengan baik atau sempurna.
 
Perhatikan video tutorial berikut ini tentang gerakan passing bawah :
 
https://encrypted-vtbn1.gstatic.com/video?q=tbn:ANd9GcRdx4acSeSMpVvdvqVR_H4oIEzbMvjvNyrh_DPGgRjmIFz2aj8I

 
 
 Selamat belajar dan tetap jaga kesehatan kalian semua...SEHAT DENGAN BEROLAHRAGA
 
 
 
 
 
 
 
 
 

JURNAL REFLEKSI PERSIAPAN LOKA 7 dan PANEN KARYA

 Dalam kesempatan kali ini saya menggunakan metode 4F sebagai pembuatan jurnal refleksi dwi mingguan 1.    Peristiwa (Fact) Kami berdiskusi ...